Minggu, 20 September 2009

Boys Before Flowers

Film Boys Before Flower

"BOYS BEFORE FLOWER"


Boys Before Flower merupakan drama Korea yang diadaptasi dari komik Hana Yori Dango yang telah dibuatkan versi drama Taiwan (Meteor Gar den) dan dorama Jepang (Boys Over Flowers ). Kebetulan saya menonton kedua versi yang saya sebutkan, sehingga saya penasaran ingin mengetahui yang versi Korea.

Masih dengan cerita yang sama, berawal dari Geum Jang Di (Koo Hye Sun) mendapatkan beasiswa bersekolah di Shinwa School, sekolah paling elite di Korea. Ia mendapatkan semua itu karena berhasil menyelamatkan siswa yang menjadi korban ejekan dan kekerasan di Shinwa School. Kehidupannya berubah setelah memasuki sekolah tersebut.

Jan Di bertemu dengan Gu Jun Pyo (Lee Min Ho), pemimpin dari F4, genk tajir yang terdiri dari Jun Pyo, Song Woo Bin (Kim Joon), So Yi Jeong (Kim Bum), dan Yun Ji Hoo (Kim Hyun-Joong). Keempat pemuda ini ditakuti satu sekolah karena memiliki kekuasaan. Terlebih lagi Jun Pyo adalah pemuda egois yang bertindak sewenang-wenang. Karena membela temannya, Jan Di mendapat kartu merah, kartu yang paling ditakuti satu sekolah. Kartu merah berarti akhir dari segalanya. Setiap murid yang mendapat kartu merah berarti bebas diperlakukan apa saja oleh satu sekolah, termasuk dalam hal kekerasan.

Jan Di dikerjai mulai dari hal kecil, seperti meja belajar di sekolahnya yang disembunyikan, dilempari telur dan tepung, hingga percobaan pemerkosaan. Di tengah-tengah bullying yang ia dapat dari teman-teman sekolahnya, ada satu anggota F4 yang tak disangka membantunya. Ji Hoo kerapkali membantu Jan Di walaupun itu tidak disengaja dan Jan Di pun jatuh cinta dengan pemuda dingin tersebut.

Lain lagi dengan Jun Pyo, keberanian yang dimiliki Jan Di membuat cowok rese ini mulai melirik Jan Di. Perilaku Jan Di justru membuat Jun Pyo semakin ingin memiliki Jan Di. Drama demi drama pun terjadi.

Dari semua film Hana Yori Dango yang saya tonton, menurut saya versi Korea-lah yang terbaik. Mungkin karena telah melewati beberapa versi, sehingga produser film ini menggarap versi Korea dengan sedemikian rupa. Beberapa perubahan dibuat dalam film ini, mengenai hobi berenang Jan Di, tidak ditemui di film-film sebelumnya. Jalan ceritanya pun dibuat berbeda dari versi Taiwan dan Jepang.

Dalam pemilihan tokoh F4 dan Geum Jan Di, F4 versi Korea hampir menyamai versi Taiwan (yang semuanya notabene keren-keren). Sedangkan versi Jepang, walau saya akui Matsu Jun memainkan tokoh Tsukasa Domyouji (Jun Pyo/Dao Ming Si) dengan baik, tapi menurut saya kurang gagah untuk seorang Tsukasa. Dan beberapa F4 versi Jepang lainnya -maaf- kurang dapat membangun aura F4 itu sendiri. Tapi Makino Tsukushi (Jan Di/Shan Chai) yang diperankan oleh Mao Inoue sangat pas ketika memerankan Makino, walaupun menurut saya kelewat cantik, karena tokoh utama wanita dalam cerita Hana Yori Dango -yang saya tangkap- seharusnya tidak cantik, tetapi manis dan lucu.

Sedangkan Meteor Garden, Hana Yori Dango versi Taiwan, filmnya tidak diragukan lagi. Jaman saya SMA, siapa yang tidak tahu Meteor Garden. Bahkan teman sekelas saya berebutan untuk menonton VCD (jaman dulu ya, masih VCD bok! DVD mahal!) Meteor Garden. Saya pun akhirnya mencoba meminjam dan menonton film tersebut. Benar saja, film ini memang dapat membuat cewek termehek-mehek.

Ketika versi anime Hana Yori Dango keluar, saya justru tidak menontonnya. Tetapi ketika versi live-action Jepang dirilis, saya memburu DVD-nya. Setiap versi memiliki jalan cerita yang unik dan saya suka membandingkan satu sama lain. Sebenarnya versi Indonesia-nya ada, judulnya Siapa Takut Jatuh Cinta. Tapi saya anggap gagal selain ceritanya aneh, sinetron ini juga tidak mendapat hak cipta resmi dari Yoko Kamio, sang pengarang Hana Yori Dango.

Nah, bagi yang ingin mencoba menonton versi Korea, kalian bisa mencari di situs aja-aja.com. Situs ini lengkap menyediakan film, music video, sampai soundtrack Boys Over Flowers.


- Korea: Geum Jan Di (Koo Hye Sun)/Taiwan: Shan Cai (Barbie Xu)/Jepang: Makino Tsukushi (Mai Inoue)
- Korea: Gu Jun Pyo ( Lee Min Ho)/Taiwan: Dao Ming Si ( Jerry Yan)/Jepang: Tsukasa Domyoji ( Jun Matsumoto)
- Korea: Yun Ji Hoo ( Kim Hyun Joong)/Taiwan: Hua Z e Lei (Vic Zhou )Jepang: Rui Hanazawa (Shun Oguri)
- Korea: So Yi Jeung ( Kim Bum)/Taiwan: Xi Men ( Ken Zhu)/Jepang: Sojirou Nishikado ( Shota Matsuda)
- Korea: Song Woo Bin ( Kim Joon)/Taiwan: Mei Zhuo Ling ( Vanness Wu)/Jepang: Akira Mimasaka ( Tsuyoshi Abe)

200 Pounds Beauty

200 Pounds Beauty

Korean Romantic Comedy scores again. Hands down 200PB adalah film korea paling lucu yang gua pernah tonton dan gua lumayan sering nonton film korea.

Film ini bercerita tentang seorang cewek gemuk bernama Hanna yang jadi lip-singer untuk seorang penyanyi terkenal yang cantik bernama Ammy. Kesal karena dikerjain Ammy dan percaya bahwa kecantikan adalah segalanya, Hanna menghilang 1 tahun untuk operasi plastik, total make over sampe ngutang sama plastic surgeonnya. Ini ngebuat semua rencana produser untuk album Ammy jadi tertunda. Kemudian Hanna muncul setelah make over berganti nama jadi Jenny. Produser segara mengorbitkannya dan dari sana semua masalah mulai muncul.

Endingnya juga realistik dan mengharukan.

Comic timingnya pas, acting dari leading actressnya, Ah-jung Kimluwes dan apik dalam artian, tau cara bikin orang ketawa. waktu dia ngintip poduser. Waktu dia pertama kali beli mobil. Waktu dia ngebela salah satu fansnya yang pervert. Sumpah kocak banget muka Ah-Jung Kim ini. Gak heran kalo film ini dapet best actress dalam forum Grand Bell award 2007. Ini juga karena skripnya lucu setengah mati. Katanya di Korea sendiri film ini ngalahin kesuksesan 'My Sassy Girl' dan gua gak heran sih. Selucu-lucunya My Sassy Girl, di beberapa bagian masih ada yang rada kagok penempatan ceritanya. Beda dengan film ini.

Banyak adegan dalam film ini yang skripnya lucu tapi bisa disastrous kalo sampe aktingnya gak pas. In this movie the actors pulled it off. Heart melting momentsnya juga gak kalah banyak dan pas berselingan dengan kapan harus masuknya komedi. Orang yang paling sinting dalam film ini adalah karakter utama perempuannya dan delivery man yang nge-fans sama dia.

Gua cuman bisa ngebayangin impact-nya film ini dalam kehidupan sosial korea. Dari banyak sumber gua mendapati bahwa mayoritas orang korea pro sama operasi plastik. Pro dengan kecantikan. Mungkin aside dari bagaimana baiknya film ini diramu oleh director/writer Yong-hwa Kim, hal lain yang menjadikan film ini sukses adalah wacana akan 'artificial beauty'-nya.

Film ini highly recommended. Harus dibeli sebelum menghilang di pasaran.




Armand's Review:
gara-gara baca salah satu blog dari seorang penulis yang cukup terkenal di Indo. Dia bilang kalo film ini highly recommended. Bahkan menurut dia, film ini jauh lebih bagus dari My Sassy Girl - yang gua juga gak terlalu suka filmnya karena menurut gua biasa aja. Dia bilang kalo film 200 Pounds Beauty ini pas banget komedinya, mengharukannya, dramanya… semuanya bagus dan pas. Karena gua pikir dia kan udah berpengalaman dalam dunia perfilman, pasti dia banyak nonton film kan, jadi kalo sampe dia merekomendasikan suatu film pasti film itu bagus banget dong… Jadi gua penasaran sekali ama film ini, dan karena itu lah, gua sampe menurunkan harkat dan martabat gua (sorry ya buat para pecinta film Korea, hehe) untuk membeli film ini. Kan gengsi lho… masa gua beli film Korea sih… :P

Jadi ceritanya nih tentang satu cewek yang gendut banget, namanya Hana. Tapi dia pinter nyanyi. Nah kerjaan dia itu jadi penyanyi di belakang layar untuk artis terkenal yang namanya Amy. Si Amy ini cakep tapi gak bisa nyanyi, jadi dia lip sing doang. Mereka ini di-managed ama satu cowok. Sori ya gua gak inget nama-nama yang berbahasa Korea, asli gak bisa inget. Nah si Hana naksir cowok itu. Apalagi si cowok ini kayak ngasih-ngasih harapan ke dia gitu. Tapi suatu ketika, dia denger cowok itu ngomong ke Amy, kalo dia itu cuma pura-pura ngasih harapan supaya si Hana itu tetep mau jadi penyanyinya mereka.

Wah sakit hati banget kan dia. Akhirnya dia mau bunuh diri. Tapi trus dia nyadar, dan akhirnya dia memutuskan untuk operasi plastik. Dan berhasil, dia jadi langsing banget dan jadi cakep. Trus dia balik ke cowok itu dan ngaku sebagai Jenny. Akhirnya dia bakal diorbitin. Dia pikir dengan jadi Jenny, cowok itu bakal suka ama dia. Dia bahkan rela untuk menolak mengakui bapaknya sendiri demi tetep menjaga image baru dia.

Akhirnya dia gak punya temen (karena temennya jadi kesel ama dia), dia gak punya bapak (padahal ini keluarga satu-satunya), dan cowok itu tetep gak mau ama dia karena cowok itu akhirnya tau dia itu sebenernya siapa. Jadinya dia jadi sedih lagi… dan memutuskan untuk membongkar semua kedoknya pas dia lagi konser perdana.

Tapi ternyata para penggemar malah jadi simpati ama dia, dan dia tetep ngetop dengan identitasnya sendiri.

Ya udah gitu doang. Biasa aja menurut gua. Gak gitu lucu. Gak gitu mengharukan. Ide ending cerita model begitu (ngebongkar kedok sendiri di suatu acara besar) mah udah sering ada ya di film-film lain. Filmnya malah cenderung agak membosankan. Gua sempet ketiduran bentar di tengah. Abis lama banget filmnya, 2 jam lebih.

So ya menurut gua, film ini kurang recommended ya…

FILM KOREA

FILM YANG MENCIPTAKAN TEMPAT PARIWISATA?



Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menonton acara showbiz on location di metro TV dengan edisi special kunjungan ke korea. Dan, tanpa disangka-sangka, acara tersebut memberikan saya sebuah pandangan baru yang menarik, mengenai betapa besar arti film bagi sebuah Negara.

Masih lekat dalam ingatan saya, saya adalah salah satu remaja yang terkena demam korea yang mana, pada saat itu, berbagai fim korea menjejali pikiran saya (sampe lupa belajar,hehehe) mulai dari endless love (won bin dan song hye kyo), winter sonata (bae yong jun dan choi ji woo) sampe full house (Rain dan Song Hye Kyo) dan Dae Jo Young karena selain tampang artisnya yang cakep dengan akting bagus, alur ceritanya menarik, bikin candu, bikin emosi dan yang paling parah, dulu waktu saya nonton endless love saya kebayang terus sama nasib tragisnya song hye kyo dan tentu saja, mulai memantapkan diri jadi penggemar won bin,hahahaha….
Pada saat itu, saya pernah baca sebuah artikel mengenai bagaimana korea mulai mempercayakan dan mensupport perfilmannya untuk mempromosikan negaranya dan saya pikir, itu adalah hal yang cukup masuk akal karena sadar maupun tak sadar, pada saat itu, saya jadi terobsesi untuk ke korea dan teman saya bahkan lebih parah lagi, jadi tukang hunting baju daerah korea dan malah kursus bahasa korea (biar katanya kalo ketemu won bin, bisa lancar bicaranya,wakakaka). Tapi, film di korea ternyata tak memiliki pengaruh yang “sekecil” itu karena percaya nggak percaya, film korea (terutama film serial) malah membantu korea dalam MENCIPTAKAN sebuah tempat pariwisata.

Di Korea, ada sebuah tempat yang namanya Abai Village. Jujur saja, tempatnya kelihatan biasa saja karena hanya seperti “pelabuhan” dan ada sebuah kapal yang menghubungkan dua tempat tapi, tempat ini malah banyak dikunjungi orang. Kamu tahu kenapa? Karena tempat ini adalah tempat dimana song seung hun pertama kali menemui song hye kyo yang telah lama terpisah darinya saat tanpa sengaja dia menjepret sosok wanita yang sangat dicintainya itu (yang sudah nonton endless love pasti tahu). Akhirnya, di sekitar tempat itu pun berjejeran berbagai poster dan gambar pemain endless love, yang kemudian mendatangkan turis. Pintar,kan?
Ada lagi, sebuah area dimana ada belasan pohon berjejeran. Biasa sekali,bukan? Tapi kamu harus tahu kalo area tersebut dilalui bae yong jun dan choi ji woo dengan memakai sepeda saat mereka masih pelajar sehingga akhirnya menjadi sebuah tempat yang spesial. Bahkan, ada meja batu di sana yang kemudian ditambah dengan dua patung batu yang diukir menyerupai cowok dan cewek karena kebetulan di meja itu, pertama kali bae yong jun mencium choi ji woo. Oalah…
Mungkin tempat pariwisata di atas masih terdengar biasa jadi, mari kita kanjutkan pembahasan ke rumahnya Rain dan Song Hye Kyo dalam film full house yang pembangunannya memakan biaya sampai miliaran rupiah. Percaya nggak kalo saya bilang itu jadi salah satu tempat pariwisata di korea? Belum lagi lokasi yang dibangun khusus untuk film Dae Jo Young yang setelah syuting dibiarkan seperti itu biar dijadikan tempat pariwisata. Oalah, pemerintah korea dan pembuat film di Korea benar-benar hebat dan kreatif.

Karena itu, saya jadi makin sadar mengenai betapa pentingnya sebuah film berkualitas yang melibatkan lingkungan di sebuah Negara untuk pariwisata negaranya dan, saya bangga bahwa ada pembuat film di Indonesia yang saya pikir sudah menuju ke arah situ.
Masih ingat film Denias? Saya ngga bakalan lupa pengalaman saya waktu menonton film itu karena waktu saya nonton di rumah, seorang sepupu saya lewat dan bilang, “bagus amat pemandangannya. Ini di Afrika,ya?” Ya ampuun, sepupu saya bahkan ngga tau kalo ada tempat sebagus itu di Indonesia (atau dianya emang bego,ya?hehehe). Nggak hanya itu, beberapa tahun yang lalu, waktu saya dan teman saya melakukan perjalanan ke Kupang, tiap hari teman saya ngotot terus ke padang tempat Denias lari, bahkan sampe bela-belain pinjam kamera teman dari Manado karena dia ingin mengambil gambar di sana. See?

Saya sadar, Indonesia cukup “kaya” dengan keindahan alam jadi, untuk permulaannya, menciptakan sebuah tempat pariwisata bukanlah sebuah prioritas tapi saya benar-benar berharap kalau ada film lain selain Denias yang mengeksplore “habis-habisan” keindahan alam di Indonesia sehingga pada suatu saat nanti, ada turis asing yang datang dan bilang, “Tolong bawa saya ke lokasi dimana film A dibuat” atau “ tolong bawa saya ke tempat si artis A menusuk Artis B”. Benar-benar hebat!! Karena itu, ayo sama-sama dukung dan cintai film buatan dalam negeri dan mudah-mudahan film kita bisa “mendunia” (kapan,ya?) biar lokasi-lokasi pariwisata Indonesia juga bisa diperkenalkan ke dunia internasional.
HIDUP FILM INDONESIA!!!

Jumat, 11 September 2009

a film new KIM BUM ( dreams )

드림 (드라마)


등장 인물 [편집]

주요 인물 [편집]

국내 굴지의 스포츠 에이전시 소속의 Top 에이전트. 일명 '제리'. 한때 강경탁의 직속수하로 활동했지만 그의 밑에서 탈퇴하고 부산으로 내려가 드림체육관에 입성하여 장석의 에이전트 겸 대표를 맡고 있으며 경탁의 야욕에 맞서려는 불굴의 성격을 가졌다.
박병삼 관장의 둘째 딸. 태보 강사. 부산 모 대학 스포츠과학과 대학원생. 드림체육관 조교로 활동하고 있으며 제일과는 해수욕장에서 처음 만났지만 제일로부터 태도가 무례하다며 지적받은 계기로 악연을 맺었다가 나중에는 제일에게 은근히 관심을 보이고 있다.
소매치기 전과 소년원 출신의 종합격투기 선수. 일명 '짱돌'. 한때 부산 뒷골목 소매치기로 활동했다가 제일의 요청으로 드림체육관에 들어가 격투기 선수로 활동하였다. 반항적이고 직선적인 성격이지만 소연에게 은근히 마음을 두고 있다.
아시아 최고의 스포츠 에이전트 회사인 WSG의 사장. 명석한 두뇌로 온갖 수단과 방법을 가리지 않는 때로는 냉철하고 철저한 성격의 인물. 한때 제일의 상관이었지만 제일과 사실상 악연 및 적대관계로 이어졌다.
국내 종합격투기 중계권을 독점하고 있는 TV 방송사의 프로듀서. 30대 젊은 여성 PD이며 제일과 경탁 사이를 가리지 않고 거래를 이어가는 중개인 역할도 한다.


Kim Bum, the action star

Kim Bum, the action star

Kim Bum, the action star

While his on-screen partner, Kim So Eun has it easy signing autographs at a film festival, Kim Bum is working hard to become an action star and move away from his pretty boy image from Boys Before Flowers. He should be succeeding pretty soon for he is also training hard to be a mixed martial arts exponent in SBS Dream.

We were earlier treated to stills of Kim Bum kissing Kim Byul from his new movie, Flight where he plays the leading role. Today, we have stills where he leaps off a building 20m off the ground, with a wire behind his back all by himself, without the use of an extra. Despite injuring his ankle during the filming, Kim Bum still wore a smiley face throughout, showing a maturity that's really rare among new actors. The adolescent romantic action movie, Flight will premiere in movie theatres in September.

Kim Bum, the action star

Kim Bum, the action star

Kim Bum, the action star

Selasa, 08 September 2009

KIM BUM ciuman

ikh waw , gag sengaja gw browsing gitu soal Kim bum dan ternyata selidik punya slidik gw nemuin artikel yangg behhh bikin jantung gw hampir berhenti :galit:.
Gw nemuin artikel Kim Bum lagi ciuman ma cewek ( bukan sinetron atau drama ataupun film , tapi Kisah Nyata ), ckckck , siapa sih tuh cewek , tpi pasti dah tuh si cewek beruntung banget bisa di cium sama Kim Bum , kan banyak banget tuh cewek-cewek diluar sana yang berharap di cium sama Kim Bum :puppyeyes:, tpi gw kaget juga sih , soalnya ini kali pertama gw baca artikel tentang Kim Bum yang bukan dalam bentuk sinetron alias NYATA .
Atau jangan-jangan cewek itu Kim So Eun lagi ? hah ? masa iya ? kalau emang bener berarti gosip mereka menjalin hubungan itu emang benar adanya ( baca postingan sebelumnya " Kim Bum dan Kim So Eun pacaran ? " )

operasi pelastik KIM BUM

Yang aku tahu kim bum pernah operasi. Tapi bukan operasi wajah (http://www.dramainkorea.com/blog/kim-bum-saidi-worry/. Kim bum mengalami cidera karena traffic accident. Bisa dilihat dari foto masa kecilnya juga *searching di google atau yahoo, tampangnya dari dulu ya gitu-gitu aja. Memang agak beda, tapi enggak jauh perbedaannya. bedanya dulu kurang perawatan, kalau sekarang pastinya perawatan. hehe :P

Hampir semua artis korea dan yang bukan public figurpun melakukan operasi wajah. Katanya korea masuk lima besar dalam hal *plastic surgeon. Tapi enggak semua artis korea melakukan operasi plastik wajah kok. Salah satunya ya yang tadi sudah disebutin *Kim bum dan lawan mainnya di Boys over flowers yaitu Ga eul. (http://hangukdrama.wordpress.com/category/korean-entertainment-news/korean-drama-korean-entertainment-news/boys-before-flowers-korean-drama-korean-entertainment-news-korean-entertainment-news

Minggu, 06 September 2009

is me

Hallo.....
kku ade fitria...
kku sekarang mur.a 13 thn.. sekolah d.SMPN 1 margaasih........
kku suka bget ma KIM SANG BUM...
mcl.a dia ganteng banget nd imut nd sebagai.a......................
kku juga suka bnget ma yg serba berbau KOREA....
yah mungkin krn artis KOREA ganteng-ganteng bget....
kya... RAIN,,,dll....n dan sebasangnya......

gosip tentang KIM BUM !!!!!!!!!!!!

Jadi tuh para netizen di Korea sono pada ribut2 kembali soal poto di bawah ini…

Img264890379

Nah, poto di atas adalah potonya Kim Bum sama Kim So Eun yang sama-sama lagi pake cincin. Kalo pake cincin mah udah biasa kali ya, itung-itung mempermanis penampilan. Tapi yang lagi ribut diomongin adalah CINCIN itu sendiri. Para netizen mengklaim kalo cincin yang dipake Kim Bum & Kim So Eun tu kembaran kayak cincin pertunangan gitu (jadi inget kasus serupanya Jae JoongJessica).
*hmm… Wannyaa sih gak gitu jelas ngeliat bentuk cincin di tangan Kim So Eun…*

Sejak akting mereka sebagai Seo Yi Jeong & Ga Eul di Boys Over Flowers yang banyak disukai ama penonton, Para netizen pun beramai-ramai pada banyak bikin thread soal mereka berdua ini, baik di blog masing-masing (kayak Pop’in Asia ini… hu hu hu hu…) maupun di forum-forum fansite dari Kim Bum dan Kim So Eun… Dan mulailah mereka berspekulasi masing-masing tentang hubungan Kim Bum-Kim So Eun setelah drama BOF selesai tayang. Apalagi diketahui ternyata Kim Bum dan Kim So Eun adalah teman sekelas di Chung-Ang University. Walaahh, di dunia maya aja pada ribut, apalagi di dunia nyata…

Dari pihak manajemen masing-masing membantah kalo mereka pada pacaran. Soal cincin di jari Kim Bum itu hanyalah sekedar asesoris biasa hadiah dari sponsor yang dia pake karena tuntutan pekerjaan. Lagipula Kim Bum tidak mempunyai kebiasaan suka memakai cincin, tambahnya lagi. Sedangkan dari pihak Kim So Eun ikutan membantah dengan bilang kalo mereka ketemuan aja jarang banget gara-gara kesibukan masing-masing, begimana mo jadian??

Ya ya ya… Yang namanya gosip mah emang makin digosok, makin sip… ha ha ha… Jadi gak boleh marah ya Kim Bum & Kim So Eun kalo diomongin mulu… Itung-itung menaikkan pasaran masing-masing…

Lagipula banyak banget kok fans kalian yang mengharapkan kalian bisa beneran jadian… termasuk Wannyaa… ha ha ha….
Abisnya kalian berdua imut banget si kalo berdampingan berdua, jadi gemess… bukan begitu??

HWAITING!!

~BONUS CORNER~
Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

all about KIM BUM

Kim Bum (born Kim Sang Bum on July 7, 1989) is a South Korean actor who has appeared in numerous Korean television series and dramas such as High Kick! and East of Eden. He is best known for playing the role of So Yi Jung in the popular Korean drama Boys Over Flowers.